Saturday, 6 February 2010

super woman


Usianya tidak lagi muda, kalo saya tidak salah hitung sepertinya sudah menjelang 70 tahun, tapi bagi dirinya usia bukanlah menjadi alasan untuk menjadi 'tua', karena dia terlihat jauh lebih muda dari usianya, walaupun kerut-kerut halus sudah mulai menghiasi wajahnya, begitu juga dengan kulitnya yang sudah mulai keriput.

Saya tidak pernah mengenalnya sewaktu dia muda, saya hanya mengenalnya disaat dia sudah mulai tua. Namun, saya banyak mendengar tentang masa muda dia. Dia anak pertama dari 6 bersaudara, masa kecilnya tidaklah mudah, sebagai anak tertua, dia harus membantu orangtuanya untuk menghidupi adik-adiknya, maka dari itu sampai sekarang adik-adiknya sangat sayang dan menghargai dia. Dia menikah dengan seorang pria yang bukan dari keluarga berada dan memiliki 3 orang anak, saya rasa kehidupannya berubah sejak itu.

Di masa tuanya ini dia masih gigih bekerja bahkan dia masih mengendarai mobilnya sendiri, suaminya sudah pensiun sejak lama, awalnya saya tidak mengerti mengapa dia masih 'ngotot' untuk bekerja, ternyata setelah saya pahami, dia tidak mau menyusahkan anak-anaknya, jadi dia memilih bekerja untuk memenuhi kebutuhan dia dan suaminya, karirnya pun cukup sukses menurut saya.

Dia selalu mengerjakan semuanya sendiri, entah karena kebiasaan atau keharusan atau bahkan keterpaksaan, seperti memasak, mencuci mobil, mencuci baju, menyikat kamar mandi dan lain-lain meskipun ada pembantu. Malah kadang kalau menurut saya, dia terlalu 'menyiksa' dirinya sendiri dengan kadar perfeksionisnya yang tinggi sekali, bahkan sepertinya dia 'menempelkan' cap 'superwoman' di dirinya. Kalau saja 1 hari lebih dari 24 jam, saya rasa dia akan mengerjakan semuanya sendiri, karena selama saya mengenal dia, tidak ada hal yang tidak bisa dia kerjakan.

Saya mengakui ke-superwoman-an dia malah saya sempat bangga kepadanya, namun setelah saya mengenal dia lebih jauh dan dalam lagi, entah mengapa saya merasa kalau dia melakukan semuanya itu melibatkan unsur keterpaksaan karena dia ingin merasai dihargai, dipandang, didengar, dihormati lebih dari yang sudah dia dapatkan. Saya tidak tahu apa yang dia kejar di dalam hidupnya tapi sepertinya dia tidak puas dengan apa yang dia dapatkan karena dia akan terus mencari yang lebih, selain itu dia akan memandang rendah orang lain yang tidak bisa menyamai kualitas dirinya.

Kadang saya ingin sekali memberitahu kepadanya untuk berhenti menjadi superwoman, karena dengan apa adanya dia, dia telah menjadi superwoman bagi adik-adiknya, suaminya, anak-anaknya dan cucu-cucunya.....

~ trying hard to understand her and sorry if I can't be that superwoman for you~

8 comments:

kartika on 6 February 2010 14:58 said...

hebat ya msh bisa ngerjain apa2 umur segitu...byk minum vit kalii?? hehe

Selvi on 6 February 2010 17:04 said...

deb, gua juga kadang salut sama orang tua yang udah berumur 70 tahun karena masih bisa kerja dan nyetir mobil. sedangkan gua yang mudah belia gini aja(cuiii) kadang males kerja, pengen berleha-leha dan nga bisa nyetir mobil. hiks hiks

mungkin karena dia terbiasa bekerja keras jadi dia pikir semua orang harus bisa atau paling nga menyamai dia. jadi dia suka memnadang orang lain nga selevel dengan dia.

gua tau dan ngerti perasaan elo deb. Ayo semangat!

Arman on 6 February 2010 17:45 said...

emang paling salut ngeliat orang tua tapi masih sehat dan masih bisa kerja dan beraktifitas....

Cyntha on 6 February 2010 19:15 said...

memang ada orang yang kayak gitu...sudah tua tapi masi semangat :D hmmm...tapi ga bagus jg kali ya kalo terlalu over seperti superwoman yang satu ini...paling ga mestinya dia bisa lebih menikmati masa tuanya sedikitlah. hal2 rumah terutama yg berat2 yg bisa dikerjakan pembantu, seharusnya dia lepas ajalah, jangan semua2nya dikerjakan ndiri. yaaa...itu sih pemikiran gw, tiap org pan beda2...mungkin dia ga puas dengan hasil org laen. seperti yg lu bilang :D gw sih pengen semangat n sehatnya aja deh dr si superwoman ini, tp bukan buat ngerjain kerjaan rumah, tapi buat jalan2 menikmati hari tua nti hehehehe....

BabyBeluga on 6 February 2010 19:41 said...

Rajin banget yah. Mungkin dah terbiasa kerja kali???

Lina on 8 February 2010 02:12 said...

emang bener2 superwoman ya, makanya dia menyamaratakan supaya orang2 terdekatnya harus bisa seperti dia..

yah kudu dijadikan panutan juga tapi tentu saja dengan versi kita yang lbih baik, yang juga bisa menerima kelebihan terutama kekurangan orang lain juga.

Lesca Boma on 9 February 2010 11:11 said...

kadang orang punya cara yang unik untuk menyembunyikan kepahitan dalam hatinya...

tapi gimanapun, salut sama perempuan kuat itu yaa.... :)

debby tondo on 10 February 2010 01:38 said...

@ Kartika :
makanya gue bilang super woman kan ;p

@ Selvi :
gue sih pengen nyetir tp ga dikasih ma laki gue, terlalu sayang ma mobilnya :D thanks Sel :)

@ Arman :
iya salut juga!!!

@ Cyntha :
iya Cyn, gue juga mau yg positif2nya aja... maka itu kynya dia jd ga bs nikmatin masa tuanya gitu Cyn :)

@ BabyBeluga :
entah tuh makanya masih jadi tanda tanya hehehehehh

@ Lina :
setuju Lin :)

@ Lesca :
iya mom, saya rasa juga begitu :)

 

Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Templates